Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Sebelas Bintang, Matahari

Sebelas Bintang, Matahari dan rembulan tinggi bersujud padanya rupawan bagai malaikat betapa indahnya berseri wajahnya.. tujuh butir gandum yang hijau ditambah tujuh tahun musim kemarau Nabi Yusuf tiada pendendam walau ia disakiti Yusuf...Yusuf.. 'Alaihi salam.. begitulah lirik lagu anak-anak yg pernah kudapat dari guru SD ku dulu, dan kemudian menjadi lagu anakku kini,.. di usianya yang baru tiga tahun lebih, lafal bicaranya belum cukup sempurna. versi anakku sebelas bintang matahari dan ??????? bers???? ????malaikat??/?????wajahnya tujuh butir????kemarau ?????walau ia disakiti Yufuf...Yufuf..'alaihisalam NB: tanda tanya itu berarti saya benar-benar tidak menangkap apa yg ia ucapkan : p dan ketika saya koreksi penyebutan Yusuf,... U (saya) : bang bukan yufuf tapi yusuf T (anakku) : Ooo....yufuf ya mi?! U : Yusuf, Es..Es..Es.. YUSUF T : Es..Es..Es.. YUFUF!!! U: Jiah,..kagak berubah juga dah bocah...T_T (dalam hati) T : iya kan mi?!! (sambil nyengir) ...

anak laki-lakiku

usianya kini menginjak tiga tahun lebih, ia sudah menjadi seorang kakak dari bayi perempuan berusia 8,5 bulan, ia dituntut menjadi seorang yg dewasa menjaga adiknya. Tapi tersadar, ia hanya seorang anak berusia 3 tahun. ia tetap balita, masih penuh emosi dalam usianya kini. cepat ngambek dan cepat tertawa. sebagai orang tuanyalah saya bertanggung jawab. menjaga kedua cahaya hati kami.

Pertama Kembali

Ini menjadi tulisan awal saya, kembali menjadi awal menulis lagi, isinya hanya pernyataan akan menulis dan semangat menulis, semoga yg akan ditulis tak sekedar menjadi tulisan di hati tanpa pernah dituangkan di wadah menulis ini, kemudian hilang tanpa bekas. karena satu sifat manusia LUPA. menjadi kerugian, karena tidak memberikan manfaat sedikitpun.